Home » UNIK » 10 Sepatu Unik Dari Berbagai Belahan Dunia Ini Bentuknya Aneh Banget

10 Sepatu Unik Dari Berbagai Belahan Dunia Ini Bentuknya Aneh Banget

BACRITKITA.COM – Sepatu sehingga fashion item yang tak sedikit diperhatikan bagi penggemar mode, Nggak hanya sebagai penunjang penampilan, sepatu juga menfotokan suatu adat sebagai simbol status seseorang, ikon agama bahkan menambah hasrat seksual. Nggak nyangka bukan? Demi menonjolkan adat yang ada, tak sedikit bentuk-bentuk sepatu yang aneh sekaligus mengancam kesehatan. Terus tinggi ukuran hak sepatu, terus susah penggunanya menjaga keseimbangan badan. Kalian sempat menonton cewek yang jatuh gara-gara sepatu yang terlalu tinggi? Semoga deh mereka nggak sempat pakai 10 sepatu dengan bentuk aneh kayak gini.

  • Sepatu Teratai Dari China Yang Telah Ada Sejak Dinasti Song

Anak-anak kecil di China sudah mengenakan sepatu sejak usia 5 tahun. Tradisi ini sudah mendarah daging sejak beratus-ratus tahun lamanya. Pantesan wanita China punya bentuk kaki yang ramping. Untuk memperoleh lekungan yang permanan, dipakai sepatu lotus alias alas kaki teratai ini yang mempunyai panjang 5 sampai 2 inci. Pembentukan kaki meggunakan sepatu ini terjadi pada semua lapisan masyarakat dari adiwangsa sampai rakyat jelata. Walau tak sedikit yang melarang pemakaianya, tetapi sepatu teratai ini sudah terkenal selagi beratus-ratus tahun sampai abad ke-20. Berani menggunakananya?

  • Sepatu Crocow Berbahan Kulit Dengan Ujung Runcing Yang Mengambarkan Starta Sosial

Sepatu Crocow alias yang juga dikenal dengan sebuatan Poulaines sudah diperdebatkan asal-usulnya. Berdasarkan namanya, sepatu ini berasal dari Polandia. Berbahan kulit dengan ujung runcing sepanjang 6 – 24 inci, sepatu pria ini terkenal selagi abad ke-14 di seluruh Eropa. Uniknya, panjang tahap runcing sepatu ini menfotokan status sosial seseorang. Terus panjang serta runcing ujung sepatu, pemiliknya terus dipandang. Jerami sampai tulang ikan paus dipakai untuk membentuk ujung sepatu menjadi runcing.

  • Koma Geta,sepatu Yang Hanya Dikenakan Oleh Oiran,Strata Tertinggi Geisha

Koma geta alias mitsu-ashi hanya dikenakan oleh kalangan Oiran, tingkatan paling atas Geisha dari distips Ujiyo Jepang. Alas kaki tipe ini terkenal di abad ke-17 serta 18. Seorang Oiran mengenakan sepatu ini bersama dengan kimono berlapis sutra seberat 40 pon. Ditambah dengan tatanan rambut yang kompleks dengan berat lebih dari 15 pon. Sampai saat ini wanita Jepang tetap berlatih untuk mengenakan sepatu koma geta untuk ikut dalam parade Oiran.

  • Sepatu Kavaleri Persia Yang Dirancang Untuk Berperang

Mungkin susah diiterima logika, tetapi ternyata sepatu hak tinggi ini dirancang supaya mempermudah prajurit saat berperang. Orang-orang di kaveleri Persia membutuhkan tutorial untuk masih berada di kuda walau tengah dalam pertempuran, begitulah awalnya sepatu ini dibuat. Kavaleri Persia terbuat dari sol yang keras serta tahap tumit yang melengkung kecil yang mambantu penunggang kuda masih berada di posisi yang stabil. Sejak abad ke-17 kavaleri Persia kelas atas sudah mengenakan sepatu ini di medan petempuran.

  • Stiletto,Sepatu Hasil Karya Roger Viviar Yang Jadi Rancangan Awal Desain Christian Dior

Stiletto ditampilan sebab terinspirasi dari tampilaner Italia, Roger Viviar yang sehingga rancangan awal Christian Dior pada tahun 1953. Stiletto modern tingginya dapat mencapai 5 inci dengan tahap pangkal yang menyempih sampai 3/8 inci. Menggunakan sepatu ini menfotokan simbol sensualitas wanita. Faktor ini sebab kaki dipaksa menjaga keseimbangan yang membikin dada membusung ke depan. Walau sempat tidak sempat dikenakan di kalangan fashion, tetapi belakangan ini kembali menjadi tren.

  • Sandal Emas Dari Zaman Mesir Kuno Yang Dipakai Oleh Para Raja

Tidak sedikit orang Mesir kuno bertelanjang kaki alias mengenakan sandal yang terbuat dari aenjoy, Tapi di kalangan raja-raja, kaki mereka terlindungi dengan sandal yang terbuat dari emas. Sandal tipe ini tak sedikit ditemukan di samping mumi.

  • Sepatu Platform Boots Yang Dirancang Untuk Menambah Tinggi Badan

Dikenal sebagai Atsuzoku di Jepang, sepatu yang super tinggi ini menjadi terkenal di kalangan wanita tahun 90-an. Di masa kini berbagai bintang pop terkadang tetap menggunakannya.

  • The Paduka,Sepatu Asal India Yang Telah Berumur Ratusan Tahun

Tampilan yang sederhana dengan tahap yang menonjol mengapit jari-jari kaki, membikin sepatu ini terkesan unik. Bentuknya yang tinggi seolah mempunyai kaki kecil membikin pengunanya tidak mudah bersentuhan dengan tanah yang menjadi tahap dari keyakinan agama di India. Biasanya sepatu ini dipakai untuk ritual keagaam serta tidak jarangnya terbuat dari bahan berharga.

  • Pointe Shoes,Sepatu Satin Yang Banyak Dipakai Oleh Balerina

Sepatu balerina ini sudah dibangun sejak abad ke-19. Alas kaki tipe ini dulunya terbuat dari goni, kulit serta kertas supaya membentuk kaki semacam kotak. Faktor ini menjadi penyebab mutlak perkembangan teknik balet. Tampilan yang di bisa semacam kini berasal dari Rusia pada tahun 1880-an yang dikenakan oleh ballerina Anna Pavlova. Gebrakan tersebut sanggup memberbagi revolusi tarian balet sampai sekarang. Walau sepatu ballerina modern ini mempunyai bantalan sintetis tetapi tahap jari kaki masih merasakan sakit apalagi saat berputar.

  • Bakiak Tertua Dan Bersejarah Yang Ditemukan Pada 1230

Bakiak tertua yang ditemukan di jantung kota Amsterdam ini mempunyai kualitas sejarah. Meskipun bakiak mempunyai hubungan erat dengan adat Belanda, tetapi pada kenyataannya alas kaki ini sudah tak sedikit ditemui di Eropa pada abad pertengahan. Sepatu kayu yang terjangkau tetapi kokoh ini diukir dengan cara tradisional serta terbuat dari satu blok kayu utuh. Biasanya sepatu tipe ini digunakan oleh petani, penambang serta pekerja industri.

Dari semua sepatu ini mana nih yang pengen kalian pakai? Terlepas dari bentuknya yang super aneh sekaligus unik, sederet sepatu ini masih mempunyai kualitas sejarah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *