Home » GLOBAL » 4 Kapal Berisi Harta Karun,Salah Satunya Ada Di Perairan Indonesia

4 Kapal Berisi Harta Karun,Salah Satunya Ada Di Perairan Indonesia

BACRITKITA.COM – Hanya sedikit orang tahu bahwa ada tak sedikit temuan kapal karam yang menyimpan harta karun. Semacam di Kolombia, ditemukan bangkai Kapal San Jose yang tenggelam di kawasan Karibia 300 tahun silam.

Jack Harbeston, Managing Director Sea Search Armada (SSA), suatu perusahaan pelayaran dari Amerika Serikat, memperkirakan harta karun Kapal San Jose kurang lebih US$4 miliar sampai US$17 miliar (Rp55 triliun sampai Rp235 triliun).

Kapal San Jose yang ditenggelamkan oleh kapal perang Inggris pada Juni 1708 ini ditemukan di perairan dekat pelabuhan Kota Cartagena, Kolombia. Tidak hanya San Jose, berikut kapal-kapal karam yang mempunyai tak sedikit harta karun di dalamnya. Salah satunya ditemukan di perairan Indonesia.

  • Harta Karun Di Kapal Belitung

Kapal karam di Belitung merupakan kapal Arab pertama yang ditemukan serta diekskavasi. Kapal ini ditemukan oleh nelayan di lepas pantai Indonesia pada 1998. Di dalam kapal tersebut ditemukan emas Dinasti Tang dari awal Abad ke-9, artefak keramik, toples rempah-rempah, botol tinta, guci pemakaman, kristal, serta kotak sepuhan emas-perak.

Sejumlah benda berharga lain juga ditemukan dalam kapal tersebut, semacam mutiara, rubi, safir, cangkir emas besar, serta termos perak. Diperkirakan kualitas benda tersebut mencapai US$ 80 juta alias kurang lebih Rp 1 triliun.

Tilman Walterfang, seorang direktur perusahaan beton asal Jerman ikut andil menemukan harta karun berkualitas jutaan dolar itu. Ia menyelam ke dasar lautan.

  • Harta Karun SS Republic

SS Republic hilang saat badai terjadi pada 1865 di lepas Pantai Georgia, Amerika Serikat. Kapal itu mengangkat koin sekualitas US$ 400 alias Rp 5,5 juta. Seusai terbengkalai selagi 230 tahun, bangkainya ditemukan oleh Odyssey, perusahaan populer untuk eksplorasi laut dalam.

Lebih dari 51.000 emas serta koin perak sukses diambil dari kapal tersebut, bersama dengan 14.000 artefak lain tergolong ribuan botol, gelas, serta wadah periuk. Kualitas seluruh benda yang ditemukan dari kapal tersebut diperkirakan mencapai US$ 120 sampai 180 juta.

  • Kapal Ship Of Gold,Berisi Emas Senilai Rp 2 Triliun

SS Central America alias dikenal sebagai Ship of Gold ini tenggelam dengan korban jiwa lebih dari 420 orang. Insiden ini terjadi pada tahun 1857 sebab angin topan. Kapal tersebut mengangkat 14.000 kg emas serta kejadian ini berkontribusi pada kepanikan di tahun 1857. Kapal yang penuh dengan muatan emas ini terjebak dalam badai Kategori 2 saat berada di lepas Pantai Carolina.

Perlu waktu hampir 100 tahun untuk menemukan kembali harta karun Ship of Gold yang tenggelam. Pada tahun 1988, kapal karam tersebut ditemukan dengan memakai teori pencarian Bayesian serta kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) oleh Columbus-America Discovery Group of Ohio.

Emas dengan jumlah besar ditemukan dari kapal karam yang kualitasnya kurang lebih Rp 1,3 triliun – Rp 2 triliun. Berat emas ingot 36 kg dipasarkan seharga Rp 486 miliar. Seusai pertempuran hukum, 92 persen emas diberbagi terhadap tim penemuan pada tahun 1996.

  • Harta Karun Titanic Hingga Rp 2,5 Triliun

Titanic menjadi kapal karam paling populer sepanjang masa. RMS Titanic merupakan kapal Inggris yang mengangkat lebih dari 1.500 penumpang serta anak buah awak kapal. Kapal ini tenggelam di Samudera Atlantik Utara pada 15 April 1912 seusai bertabrakan dengan gunung es.

Kapal itu mengangkat artefak mahal, emas, berlian, perak, serta barang berharga lainnya sekualitas lebih dari Rp 4 triliun dari orang-orang berprofil kelas tinggi serta kaya raya.

Sejak kapal itu ditemukan pada 1985, tak sedikit artefak, koin emas serta perak, porselen, toples serta barang berharga lainnya dipajang di beberapa lokasi di seluruh dunia. Tak sedikit artefak dari kapal karam Titanic dilelang di bulan September 2015 serta beberapa barang lainnya sekualitas Rp 2,5 triliun dilelang pada tahun 2012.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *