Home » NEWS » 5 Tersangka Paling Aneh Yang Pernah Ditangkap Pihak Berwajib

5 Tersangka Paling Aneh Yang Pernah Ditangkap Pihak Berwajib

BACRITKITA.COM –¬†Tuduhan salah alamat serta salah tangkap telah bukan faktor aneh lagi sejak lembaga hukum berikut aparat penegaknya terbentuk. Tetapi kadang tidak cuma manusia yang sehingga korban salah tangkap. Fauna serta flora pun dapat sehingga tersangka permasalahan kriminal.

Ada lumba-lumba serta burung merpati yang ditangkap sebab dituduh sebagai mata-mata. Ada pula sebatang pohon yang ‘dipenjara’ selagi seabad sebab diyakini mengancam seorang perwira. Belum lagi nenek-nenek yang ditangkap atas permintaan sendiri.

Permasalahan-permasalahan di atas terbukti terdengar aneh.Namun benar-benar terjadi di dunia nyata :

  • Pohon Beringin Terpenjara Di Pakistan

Di daerah barak tentara yang berada Landi Kotal, saat ini tahap wilayah Pakistan ada sebatang pohon beringin dirantai ke tanah. Rupanya pohon ini adalah terdakwa permasalahan kriminal serta wajib menjalani hukuman selagi lebih dari seabad.

Penangkapan pohon tersebut terjadi pada tahun 1898 ketika Pakistan berada di bawah kekuasaan Inggris. Saat itu, seorang perwira bernama James Squid sedang mabuk serta merasa terancam oleh kehadiran pohon. Lantas dirinya memerintahkan petugas untuk meringkus beringin tersebut. Pohon itu pun ditangkap dengan cara resmi serta dirantai.

Menurut penduduk setempat, penangkapan pohon tersebut adalah bentuk peringatan Inggris atas Frontier Crimes Regulation pada masa itu. Pada waktu itu, pemerintah kolonial berhak menghukum satu keluarga alias bahkan seluruh suku pribumi apabila salah satu anggotanya meperbuat pembangkangan kepada pemerintah kolonial.

  • Lumba-Lumba Agen Rahasia Israel

Pada tahun 2015, stasiun radio Israel menayangkan berita yang menyatakan bahwa Hamas sudah meringkus seekor lumba-lumba yang mereka curigai sebagai mata-mata Israel. Beritanya lumba-lumba tesebut ditangkap di pesisir Gaza oleh angkatan laut. Lumba-lumba diyakini sebagai mata-mata Mossad, badan intelejen Israel.

Mesikipun begitu tidak sedikit yang berpendapat kalau laporan yang disiarkan Israel Defence Forces tersebut adalah berita palsu yang sengaja dibangun untuk mengolok-olok pemerintah Hamas.

  • Kucing Penyelundup Di Penjara Arapiraca

Pada tahun 2013, seekor kucing sudah ditahan di lapangan penjara kota Arapiraca, Brasil. Kucing putih tersebut tertangkap petugas saat melintasi gerbang penjara utama. Di punggungnya terbelit sejumlah barang selundupan untuk tahanan. Barang yang sukses disita dari si kucing tergolong bor, dokumen, handphone, serta pengisi daya. Diperkirakan alat tersebut bakal digunakan untuk melarikan diri alias berkomunikasi dengan rekan penjahat salah satu tahanan.

Seorang juru bicara dari tahanan memberbagi keterangan semacam dikutip oleh koran lokal Estado de S. Paulo,”Sangat susah untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas perbuatan ini sebab si kucingnya jelas tak dapat berbicara.”

  • Kambing Perampok Mobil Di Nigeria

Sekelompok pria serta seekor kambing yang dicurigai hendak mencuri mobil ditangkap di Ilorin, Nigeria pada tahun 2009. Si kambing yang ikut sehingga tersangka diyakini adalah jelmaan salah satu tersangka. Ketika hendak ditangkap, salah satu anak buah geng perampok bersembunyi di salah satu aspek ruangan, tetapi begitu dihadang yang ada hanya kambing tersebut.

Detail tentang penangkapan temanan perampok serta kambing ini disampaikan oleh Tunde Mohammed, petugas tahap humas kepolisian Ilorin. “Selagi salah satu dari mereka melarikan diri, yang lain hendak ditangkap oleh tim ketika ia berbalik di dinding serta menjadi kambing ini. Mereka dengan cepat menangkap kambing tersebut,” kata Mohammed.

  • Burung Merpati Pembawa Surat Ancaman Untuk PM India

Pada tahun 2016, penjaga perbatasan India diberitakan meringkus seekor merpati yang datang dari Pakistan dengan surat yang ditujukan terhadap Perdana Menteri India, Narendra Modi. Merpati abu-abu tersebut ditemukan di dekat pos penjagaan Simbal, sektor Bamial. Surat yang terbelit pada tubuh merpati ditulis dalam bahasa Urdu serta berisi ancaman terhadap sang perdana menteri.

Segera seusai penangkapan, inspektur polisi Ramesh Kumar memberbagi keterangan resmi bahwa burung itu dibawa ke tahanan serta polisi sedang menyelidiki permasalahan tersebut. Permasalahan yang sama juga terjadi pada tahun 2014. Seorang bocah lelaki menyerahkan merpati pos yang mencurigakan terhadap pihak berharus. Kepolisian India juga meringkus burung merpati tersebut serta memproses permasalahannya.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *