Home » NEWS » 9 Kata Hati Yang Seharusnya Kamu Katakan Kepada Sahabat,Tapi Kamu Takut

9 Kata Hati Yang Seharusnya Kamu Katakan Kepada Sahabat,Tapi Kamu Takut

BACRITKITA.COM –¬†Meskipun tak sedikit orang yang mengatakan bahwa “kejujuran” itu penting bagi persahabatan. Tetapi ternyata, mengatakan bohong terbukti lebih baik untuk menghindari pertikaian.

Maksud hati ingin mengungkapkan perasaan yang sebetulnya, tetapi apa daya mulut hanya sanggup mengatakan bohong. Ibarat pepatah “Lebih baik berbohong untuk menyenangkan, daripada mengatakan jujur menyakitkan”

  • Sudah Jelas Kamu Itu Salah

Meskipun terkesan sederhana serta singkat, tetapi kalimat ini lumayan susah untuk dikatakan terhadap sahabat.

Saat sahabat bercerita panjang lebar mengenai pekerjaan, keluarga,kawan, alias pacarnya, adakalanya dirinya berada dalam posisi yang salah. Tetapi dirinya tak menyadarinya. Dirinya bercerita dengan menggebu-gebu, seakan-akan dialah orang yang dipersalahkan.

Dalam hati kalian mengatakan “Telah jelas kalian yang salah!” Tetapi mulutmu berucap “Benarkah? nggak nyangka mereka sejahat itu ke kamu.”

  • Hmm,Datang Waktu Butuh Aja,Nih

Sebagai sahabat, telah sewajibnya bersikap saling menolong serta tolong-menolong. Tetapi bukan berarti dirinya wajib rutin mempercayakan hidupnya terhadap kita. Apalagi apabila dirinya datang hanya saat perlu bantuan saja.

Sayangnya, kami tak sempat berani memperingatkannya, serta hanya sanggup mengatakan “Oke, gak persoalan.”

  • Gak Lucu

Pernah gak sih sahabatmu berusaha membikin lelucon, tetapi ternyata lelucon itu sama sekali gak lucu?

Situasi ini terbukti lumayan susah. Ketika sahabat membikin lelucon, mau gak mau kami wajib tertawa, mesikipun itu terpaksa.

“Hehe..lucu banget sih.”

  • Sepertinya Dia Gak Suka Kamu,Deh

Saat sahabat curhat mengenai pacarnya, dirinya mengatakan bahwa telah mengirim pesan serta telepon ratusan kali, tetapi masih saja pacarnya tak menjawab.

Sebetulnya kami tahu bahwa kemungkinan 99% pacarnya terbukti gak suka sama dia. Tetapi demi menghibur sahabat, kami tentu bakal mengatakan, “Tenang beb, mungkin dirinya lagi sibuk. Jangan berpikiran kurang baik dulu, dirinya kan cinta banget sama kamu.”

  • Seharusnya Kamu Gak Melakukan Hal Itu

Tidak jarangkali sahabatmu bercerita mengenai aksi konyolnya yang memalukan. Dirinya menceritakannya dengan sangat bangga serta berpendapat faktor tersebut wajar. Sedangkan kalian hanya dapat senyum-senyum, sambil manggut-manggut.
Padahal di dalam hati kalian berbisik,” Oh, beb.. sewajibnya kalian gak meperbuat faktor memalukan semacam itu.”

  • Tobat

Kadang kami ingin memkabarhu sahabat apabila pacarnya bukanlah orang yang baik. Tetapi kami tak memiliki keberanian untuk berkatanya. Kami takut dirinya bakal tersinggung alias marah. Jadi kami berharap dirinya bakal sadar dengan sendirinya bahwa pacarnya tak baik.

  • Sepertinya Pacarmu Bukan Orang Baik

“Pacarmu itu bukan orang baik, beb.”

Kadang kami ingin memkabarhu sahabat apabila pacarnya bukanlah orang yang baik. Tetapi kami tak memiliki keberanian untuk berkatanya. Kami takut dirinya bakal tersinggung alias marah. Jadi kami berharap dirinya bakal sadar dengan sendirinya bahwa pacarnya tak baik.

  • Aku Malas Pergi

Adakalanya kami merasa malas saat kawan mengundang jalan-jalan keluar. Tetapi kami merasa sungkan serta tak enak untuk menolak, apalagi apabila alasannya hanya sebab “malas”.

Alhasil, pikiran kami wajib berputar-putar mencari argumen yang cocok guna menolak ajakan sahabat. Apabila telah kehabisan alasan, mau gak mau, kami bersedia ikut jalan-jalan.

  • Makasih Ya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *