Home » PERISTIWA » Ancam Penerbangan,16 Balon Udara Raksasa Di Wonosobo Disita Polisi

Ancam Penerbangan,16 Balon Udara Raksasa Di Wonosobo Disita Polisi

BACRITKITA.COM – Dikualitas membahayakan penerbangan,aparat Polres serta Kodim 0707 Wonosobo menggelar razia penerbangan balon udara tanpa awak, Sabtu (16/6). Di hari yang sama, masuk komplain ke Lanud Purbalingga mengenai balon udara tersebut dari 71 pilot pesawat.

Hasil razia, 16 balon udara dengan rata-rata diameter 5 meter sampai 8 meter diamankan dari berbagai desa di Kecamatan Wonosobo. Diamankan pula 9 pelaku yang tertangkap tangan sedang berusaha menerbangkan balon udara tersebut. Dari 9 pelaku, 6 di antaranya tetap anak-anak.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras, mengungkapkan baik Polres, Kodim, Pemda serta bahkan otoritas penerbangan AIRNAV Indonesia, telah berkali-kali menggelar sosialisasi kerawanan penerbangan balon udara. Penerbangan sebetulnya diperbolehkan, asal sesuai aturan yaitu mengenai ketinggian serta ditambatkan.

Artinya tak boleh dilepasliarkan sebab berpotensi mengganggu penerbangan pesawat udara,” kata Kapolres Sabtu (16/6).

Abdul Waras merinci, 16 balon udara yang disita, 4 adalah hasil penyerahan dari Kodim 0707 Wonosobo, sementara 12 lainnya adalah hasil. Sedang 9 pelaku, rinciannya 3 orang dewasa berinisial IA, NA dan RF. Dan 6 pelaku anak yaitu SA, HR, AF, YA, AH dan OF.

Semuanya warga Bumireso Wonosobo. Mereka kita kenakan Pasal 411 Jo 53 UU No 1 tahun 2009 mengenai penerbangan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun kurungan dan denda paling tak sedikit Rp 500 juta,” lanjut Kapolres.

Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli menegaskan pengendalian penerbangan dan peringatan penangkapan tahap shock terapi. Ia berharap masyarakat menjadi lebih peduli kepada keselamatan penerbangan sebab sekali pesawat menabrak balon udara, dipastikan berdampak fatal.

Sementara itu, menurut Kadisop Lanud Jendral Sudirman Purbalingga,Mayor Naharudin, pada Sabtu (16/6) pagi, ada komplain mengenai balon udara ini dari 71 pilot pesawat.

Balon ini sangat selesaiiko sekali sebab saat menyangkut ke alat kemudi pesawat bakal mengganggu. Apalagi apabila masuk ke mesin pesawat yang dapat menyebabkan kebakaran, dimana sangat berbahaya apabila mesin terganggu, maka dipastikan celaka,” ungkapnya.

Penerbangan balon udara di Wonosobo, sehingga seperti tradisi memperingati lebaran. Balon ini biasanya diterbangkan saat pagi hari pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Untuk mengakomodir ketertarikan masyarakat menerbangkan balon, Polres, Kodim, Pemda serta Airnav Indonesia bekerjasama merencanakan even lomba balon udara Selasa (19/6) mendatang. Nantinya diinginkan, masyarakat tak lagi menerbangkan balon udara tanpa awak dengan liar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *