Home » TEKNO » Android P Bakal Force Crash Aplikasi Yang Tak Responsif

Android P Bakal Force Crash Aplikasi Yang Tak Responsif

BACRITKITA.COM – Android P diberitakan bakal mempunyai salah satu fitur unggulan. Fitur yang dimaksud nantinya bakal dapat menghentikan software yang tidak responsif dengan tutorial Force Crash.

Fitur ini digadang-gadang bakal menjadi fitur yang menolong pemakai ketika mengalami salah satu softwarenya sedang hang.Biasanya, ketika software berlangsung lambat alias tidak responsif, pemakai wajib menantikan jendela baru bertuliskan alternatif “Wait” alias “Force Close”. Ini jelas memakan waktu serta tidak efisien.

Informasi fitur baru ini terungkap dari salah satu anak buah forum XDA Developers. Ia mengungkap, fitur ini bakal menjadi salah satu fitur mutlak Android P.

Tetapi, Google diketahui tetap mengembangkan fitur itu menjadi lebih sempurna untuk saat ini. Demikian dikutip Ubergizmo.Kendati demikian, fitur tersebut sebenarnya telah hadir pada Android P versi beta khusus bagi pengembang. Dengan demikian, pengembang dapat memilih fitur tersebut untuk diaktifkan, jadi software otomatis bakal langsung crash apabila mulai tidak responsif.

  • Sekilas Android P

[Google ](2954780 “” ) baru saja menggelar konferensi developer tahunannya yang bertajuk Google I/O di markas Google, Mountain View, California, Amerika Serikat.

Dalam hajatan besar ini Google menawarkan beberapa inovasi baru yang bakal diterapkan pada produk-produknya. Dalam konferensi Google I/O 2018, Android P menjadi yang paling tak sedikit dibicarakan.

Android P adalah sistem operasi terakhir milik Google yang belum mempunyai nama. Kendati begitu, perusahaan teknologi raksasa ini sudah memastikan bahwa Android P bakal mempunyai sejumlah fitur utama, salah satunya adalah Adaptive Battery.

Mengutip laman Tech Crunch, Rabu (9/5/2018), fitur ini hadir untuk menjawab keluhan tak sedikit orang mengenai perangkat mereka yang boros baterai. Dengan Adaptive Battery, baterai di perangkat dapat lebih ekonomis walau dipakai dengan cara aktif.

Dalam faktor ini, Adaptive Battery mengadpilihan Google DeepMind, teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan Google selagi bertahun-tahun.

Tugas Google DeepMind untuk Android P adalah mendalami kebiasaan pemakai, kemudian menentukan software apa yang dipakai, kapan saja, serta memberikan daya ke software-software tersebut.

Kecerdasan buatan Google juga bertugas memonitor konsumsi baterai perangkat serta bakal mematikan software-software yang jarang dipakai namun tetap berlangsung di background.

Tidak hanya itu, DeepMind juga bertugas untuk menyesuaikan tingkat kecerahan layar, sesuai dengan kebiasaan pemakai.

Menurut keterangan perusahaan, fitur baru ini sanggup menghemat daya sampai 30 persen.

VP of Engineering Android team Google Dave Burke menjamin data-data pribadi yang ada di dalam device tetap aman di sana.

“Sebab AI hanya berlangsung di perangkat Anda,” katanya.

Nantinya saat dikombinasikan dengan baterai berukuran lebih besar dengan pengisian daya cepat, teknologi Adaptive Battery dapat merubah tutorial pemakai berinteraksi dengan perangkat mereka.

Umpama, saat malam hari pemakai tak butuh lagi tidur sembari mengisi daya device-nya. Mereka dapat tidur tanpa wajib khawatir untuk mengisi daya baterainya.

  • Android P Usung Nama Popsicle?

Teka-teki nama Android P semacamnya mulai menampakkan juntrungan. Beritanya, Android P bakal mengusung nama Ppilihancle atau es krim batangan.

Informasi ini diketahui dari sejumlah wallpaper baru yang diberikan Google via Instagram Stories miliknya.Dari berbagai wallpaper warna-warni itu, salah satunya menunjukan wallpaper Ppilihancle yang mengisyaratkan nama Android P.Meski belum resmi dikonfirmasi, tidak sedikit yang memprediksi kalau nama es krim batangan ini menjadi kandidat terkuat.

Untuk diketahui, Ppilihancle tidak cuma menjadi satu-satunya kandidat nama Android P. Tidak hanya Ppilihancle, ada juga berbagai cemilan serta minuman manis berawalan huruf P lain, semacam Pineapple Cake, Pepsi, Parfait, Poptart, Pancake, Pumpkin Pie, serta tetap tidak sedikit lagi.

Untuk diketahui, menjelang perilisan Android terakhir, Google terbukti kerap mengadakan sayembara untuk pemakai, di mana mereka dapat memberbagi rekomendasi nama Android P paling baik. Ada kesempatan nama Android P yang dirasa oke nantinya dapat dipilih sehingga nama resmi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *