Home » TRAVEL » Cantiknya Pemandangan Musim Dingin Di Shirakawa-Go Jepang

Cantiknya Pemandangan Musim Dingin Di Shirakawa-Go Jepang

BACRITKITA.COM –¬†Saat berwisata ke Jepang, tak lebih afdal rasanya apabila tak menyempatkan diri mengunjungi Shirakawa-go, area seluas 68 hektare di kaki gunung yang terletak di perbatasan Perfektur Gifu serta Toyama. Area Shirakawa-go adalah kumpulan dari tiga desa kecil, yaitu Ogimachi, Ainokura, serta Suganuma.

Kawasan terpencil Jepang Shirakawa-go telah ada sejak abad ke-11. Hebatnya, hingga kini area yang membujur di sepanjang lembah Sungai Toyama ini tetap sukses mempertahankan keotentikannya.

Sebab letaknya yang dikelilingi gunung, penduduk desa ini pernah mempunyai jalan masuk keluar yang tak mudah. Tetapi, faktor inilah yang membikin Shirakawa-go sehingga mempunyai adat serta gaya nasib yang unik. Tak sama dengan daerah lain di Jepang.

Salah satu faktor yang paling unik dari desa ini adalah bentuk rumah penduduknya. Semua rumah di Shirakawa-go dibuat dengan tutorial yang dinamakan “Gassho-style farmhouse”, yang semakin diturunkan dari generasi ke generasi.

  • Arsitektur Rumah Penduduk Yang Unik

Gassho-style berarti rumah-rumah ini dibangun dengan bentuk atap semacam tangan orang yang sedang berdoa. Gaya atap yang meruncing ini memang sangat kuat serta manjur. Mengingat area ini dikelilingi gunung, jadi di musim dingin rumah-rumah di Shirakawa-go dapat tertutup salju yang sangat tebal.

Semua rumah di Shirakawa-go, kurang lebih 168 rumah dibangun menghadap arah utara serta selatan. Tujuannya, supaya atap rumah jadi menghadap timur serta barat. Rupanya dengan begini, salju jadi lebih cepat leleh serta turun dari atap-atap rumah.

Untuk mempertahankan tradisi serta keindahan desa mereka, penduduk di area Shirakawa-go sangat mempercayakan gotong-royong. Umpama saja, semua pria di desa bakal turun tangan menolong saat seseorang wajib mengganti atap rumahnya.

Untuk mengganti satu atap rumah saja, diperlukan kurang lebih 200 orang. Kenapa wajib setidak sedikit itu? Sebab proses pergantian atap wajib berakhir dalam waktu satu hari. Kalau tidak, pemilik rumah dapat jadi korban cuaca kurang baik sebab tak punya atap.

Sayangnya lagi, sebab dibangun dari sejenis jerami, desa-desa di Shirakawa-go jadi sangat rentan kepada api. Inilah kenapa latihan kebakaran tak jarang diperbuat di desa ini. Pemerintah setempat juga meletakkan alat pemadam kebakaran di berbagai titik di area ini.

  • Warisan Dunia

Sekarang, ada kurang lebih 600 orang yang tinggal di area Shirakawa-go. Di tahun 1995, UNESCO memilih area ini sebagai salah satu warisan dunia (World Heritage) yang wajib dilestarikan. Serta terbukti, kalau Kamu lumayan beruntung serta dapat mengunjungi desa-desa di Shirakawa-go, Kamu bakal merasa semacam naik ke mesin waktu serta hingga ke berbagai abad lalu.

Menikmati pemandangan kurang lebih yang cantik, dapat-bisa bikin Kamu malas kembali ke masa sekarang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *