Home » SPORTS » Dua Pemain Swiss Ini Terancam Gantung Sepatu Karena Lakukan Selebrasi Kontroversial Dalam Piala Dunia 2018

Dua Pemain Swiss Ini Terancam Gantung Sepatu Karena Lakukan Selebrasi Kontroversial Dalam Piala Dunia 2018

BACRITKITA.COM -Sebagai salah satu olahraga yang menjunjung sportivitas, telah barang pasti perbuatan rasis serta sebagainya dilarang keras di dalam sepak bola. Sanksi berupa kartu merah serta skorsing pasti akan diterima siapa saja bagi para pemain yang coba-coba meperbuat perbuatan yang tak layak selagi pertandingan, semacam yang baru-baru ini membikin gerah FIFA dalam gelaran Piala Dunia 2018.

Inilah yang terjadi pada pemain timnas Swiss, Granit Xhaka serta Xherdan Shaqiri terkait selebrasi yang mereka perbuat usai mengalahkan timnas Serbia 2 – 1 dalam partai lanjutan Grup E, Jum’at (22/6/2018). Gara-gara selebrasi persengketaanalnya itu pula, dua pemain ini mendapat sanksi keras mulai dari skorsing dalam beberapa pertandingan dalam Piala Dunia 2018 sampai terancam gantung sepatu.

Xhaka serta Shaqiri memperingati gol dengan membentuk kedua tangan mereka di dada menyerupai sayap burung.

Gestur sayap burung yang digunakan kedua pemain itu bukanlah gestur biasa. Dalam gerakan perpolitikan di Eropa, gestur tersebut diduga melambangkan simbol “Elang Albanian” pada bendera Albania.

Dan gestur tersebut dengan cara tidak sengaja mengingatkan bakal trauma masa lalu terkait konflik Albania dengan Serbia yang sangat berdarah.

Menurut Wikipedia, Konflik Serbia – Albania merupakan konflik antara kedua bangsa yang berjalan pada abad ke-20, konflik ini sekaligus memicu terjadinya konflik yang lain semacam Perang Balkan Pertama, Perang Dunia II serta Perang Kosovo serta diskriminasi etnis oleh kedua pihak.

Menurut kode disiplin FIFA, pasal 54 menyatakan bahwa siapapun yang memprovokasi publik selagi pertandingan bakal diskors untuk dua pertandingan, serta akibat paling kurang baik, pemain yang meperbuat pelanggaran tersebut bakal dipulangkan.

Menyikapi kejadian ini, kedua pemain timnas tersebut enggan untuk berkomentar, mereka sepenuhnya menyerahkan kebijakan tersebut terhadap FIFA.

Semacam yang telah dijelaskan di awal, sepak bola merupakan permainan yang menjunjung sportifitas, serta pastinya anti politik. Sebaiknya FIFA memberbagi sanksi tegas terhadap kedua pemain ini, alias kalau dapat Swiss mendeportasi kedua pemain yang konon berasal dari imigran Albania.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *